Archive for 2016-11-13

Bupati Sorsel Samsudin Anggiluli, SE meminta kaum muda yang ada di Kabupaten Sorsel untuk bergandengan tangan membuat perubahan yang berarti bagi pembangunan Kabupaten Sorsel. Hilangkan perbedaan yang dapat membuat kaum muda terpecah. Kaum muda harus bersatu, tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras dan antar golongan (SARA). Persatuan pemuda sebagai generasi penerus bangsa mempunyai peran penting membangun tanah air Indonesia, secara khusus Kabupaten Sorsel menjadi lebih baik dan maju dari waktu ke waktu. 
Sudah banyak pemuda Indonesia yang mengharumkan nama Indonesia di berbagai iven internasional. Kenyataan ini menunjukan kalau pemuda Indonesia juga mampu bersaing dengan pemuda di belahan dunia lain. Demikian Bupati Samsudin Anggiluli saat menjadi Inspektur Upacara Bendera memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-88 tingkat Kabupaten Sorsel yang dipusatkan di Lapangan Upacara Pemkab Sorsel Jumat kemarin.
 
Bupati Samsudin Anggiluli menegaskan, banyak pemuda Indonesia yang sudah mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional. Pemuda-pemuda Indonesia, termasuk pemuda yang ada di Kabupaten Sorsel juga mempunyai peluang yang sama. Jangan sia-siakan kesempatan yang ada, hari ini adalah hari kebangkitan anak muda Indonesia. Dengan kemajuan teknologi, pemuda-pemuda Indonesia dari Sabang sampai Merauke terus bergerak memberikan sumbangsih pemikiran dan gagasannya untuk kesejahteraan dan kebesaran bangsa Indonesia, terutama di mata dunia. Sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia mencatat, pemuda yang menjadi motor penggerak sekaligus pembakar semangat perjuangan melawan penjajah.
 
Upacara Peringatan Sumpah Pemuda diikuti oleh berbagai komponen pemuda, termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan personil TNI/Polri. Hadir dalam Upacara Sumpah Pemuda tersebut antara lain Kapolres Sorsel AKBP Iwan Surya Ananta, S.IK; Perwira Penghubung (Pabung) Kodim1704 Sorong Mayor.Inf.Wilson Path serta Pimpinan SKPD

Bupati Sorsel Samsudin Anggiluli, SE meminta kaum muda yang ada di Kabupaten Sorsel untuk bergandengan tangan membuat perubahan yang berarti bagi pembangunan Kabupaten Sorsel

Posted by : Warnet ChaDos-Net
Jumat, 18 November 2016
0 Comments
Sebanyak 60 orang perempuan Papua yang berasala dari 10  distrik di Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel) dilatih menenun kain. Pelatihan yang dilaksanakan oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kabupaten Sorsel. Pelatihan yang dilaksanakan di Aula P3W Kabupaten Sorsel berlangsung selama 20 hari dengan instruktur Yosina R Pulanda dari Sanggar Tenun Kain Meta Amani Kota Sorong. 
Peserta pelatihan diberikan sejumlah materi tentang tenun dasar, motif timbul dan motif ikat. Menurut Kepala BPM Kabupaten Sorsel Yohan Bodori, S.Sos pelatihan tenun kain bertujuan untuk penguatan kapasitas sumber daya kelompok perempuan Papua dan merupakan pembinaan usaha ekonomi serta dapat meningkatkan pemanfaatan teknologi tepat guna. Selain itu pelatihan tenun kain tersebut juga bermaafaat untuk memberi alternatif usaha perempuan, sehingga dapat meningkatkan  kesejahteraan keluarga. Pelatihan tersebut dapat membekali perempuan Papua memiliki jiwa kewrausahan dalam mengembangkan usaha ekonomi produktif. Hasil akhir yang ingin dicapai dalam pelatihan tersebut yakni peserta pelatihan menghasilkan kain tenun asli Sorsel  yang  bermotif kain adat Suku Tehit, Imekko dan Maybrat sesuai ciri khas daerah yang berbasis potensi sumber daya kain adat di ketiga suku tersebut.
 Sementara itu Bupati Sorsel Samsudin Anggiluli, SE saat ,melihat secara langsung Pelatihan  Tenun Kain bagi kelompok perempuan Papua menjelaskan, pelatihan tersebut juga merupakan suatu mimpi yang perlu menjadi perhatian pemerintah dan harus diprogramkan  serta perlu ditingkatkan. Hal ini dikaitkan dengan budaya Kain Timur yang sudah ada sejak  turun temurun di Sorsel. Kabupaten Sorsel juga harus mampu memiliki produk kain tenun sendiri, yang memilki motif berciri khas Papua, asli dari Sorsel. Selain itu juga perlu dikembangkan dengan membentuk sebuah Sanggar Seni dan Budaya secara khusus untuk menangani tenunan kain.
 Turut mendampingi Bupati Samsudin Anggiluli melihat Pelatihan Tenun Kain antara lain Wakil Bupati Drs.Martinus Salamuk, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Hengki Gogoba, S.Sos, Plt. Kepala BPM Yohan Bodori,S.Sos serta Plt.Kepala Kantor Kesbangpol Edi Tamela, SP

Sebanyak 60 orang perempuan Papua yang berasala dari 10 distrik di Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel) dilatih menenun kain

Posted by : Warnet ChaDos-Net 0 Comments
TEMINABUAN-Anggota DPRD Kabupaten Sorong Selatan membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Program Jangka Menenggah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sorsel Tahun 2016 – 2021, untuk selanjutnya ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Pembahasan RPJMD berlangsung dalam Sidang Paripurna DPRD Jumat (21/10) lalu di ruang Sidang DPRD Kabupaten Sorsel. Sidang Paripurna DPRD yang dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Sorsel Yulian Kondologit, S.Sos didampingi Wakil Ketua I Marthen Saflesa dan Wakil Ketua II Salomina Salamuk, SEdihadiri Bupati Sorsel Samsudin Anggiluli, SE; Plt.Sekda Sorsel Dance Yulian Flassy, SE, M.Si: Pimpinan SKPD dan pejabat di lingkungan Pemkab Sorsel.
 
Bupati Samsudin Anggiluli, SE dalam sambutannya menjelaskan, RPJMD Kabupaten Sorsel tahun 2016 – 2021 adalah dokumen perencanaan daerah untuk periode lima (5) tahun. RPJMD merupakan penjabaran atas visi, misi dan program kerja Kepala Daerah yang disusun berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Sorsel tahun 2005-2025, yaitu perencanaan pembangunan pada lima tahun ketiga adalah pembangunan ekonomi dengan peningkatan pada bidang kesehatan dan pendidikan, peningkatan produksi, peningkatan investasi, serta  pengembangan perdagangan barang dan jasa.     
 
 Lanjut Bupati Samsudin Anggiluli, penyusunan RPJMD juga memperhatikan RPJMD Provinsi Papua Barat serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dengan memuat arah kebijakan keuangan daerah, strategi pembangunan daerah, kebijakan umum, program SKPD, lintas SKPD, serta program kewilayahan yang disertai dengan rencana kerja dalam rangka regulasi dan kerangka pendanaan yang bersifat indikatif.
 
Mengacu pada UU No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Permendagri No. 54 Tahun 2010 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian serta Evaluasi Rencana Pelaksanaan Pembangunan Daerah, maka di awal kepemimpinan lima tahun ketiga ini diwajibkan untuk menyusun dokumen RPJMD Kabupaten Sorsel tahun 2016-2021.
 
Dijelaskan Bupati Samsudin, penyusunan RPJMD Sorsel 2016 – 2021 dilakukan melalui empat pendekatan. Antara lain menggunakan pendekatan teknokratik, pendekatan partisipatif, pendekatan politis dan pendekatan Top Down – Bottom Up. Selain itu, penyusunan rancangan akhir Raperda RPJMD tersebut pun melalui Musrenbang yang dilaksanakan tanggal 19 September 2016 lalu, serta telah dilakukan konsultasi ke Bappeda Provinsi Papua Barat dan mendapat persetujuan agar DPRD Sorsel laksanakan sidang penetapan. Visi, misi dan arah kebijakan pembangunan daerah yang dituangkan dalam RPJMD merupakan tanggung jawab seluruh komponen pemerintah daerah dan wajib melaksanakan. Untuk itu diharapkan agar DPRD Sorsel dapat menetapkan Raperda tersebut menjadi Perda, demi memperjuangkanpeningkatan kesejahteraan masyarakat Sorsel. Bersamaan dengan penyusunan dokumen RPJMD tahun 2016-2021 periode ketiga pemerintahan Kabupaten Sorsel, juga dilakukan finalisasi terhadap draf RPJPD tahun 2005-2025 yang akan ditetapkan dalam tahun 2016 ini. “Seyogyanya dokumen RPJPD ini sudah ditetapkan sebagai Perda di awal pemerintahan Kabupaten Sorsel, namun hingga kini belum dilakukan finalisasi draf RPJPD tersebu

Kabupaten Sorong Selatan membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda)

Posted by : Warnet ChaDos-Net 0 Comments


BERAWAL DARI SEBUAH MIMPI
USAHA WARNET CHADOS NET DI RILIS
Berawal dari sebuah mimpi dan tekad yang kuat serta didorong dengan semangat yang tinggi dengan apa yang selama ini saya impikan, itu berlahan-lahan mulai terwujud. Dengan sedikit modal yang terkumpul dari hasil kerja keras yang selama ini saya lalui adalah  memecah batu, impian akan ku rilis ialah usaha warung internet (warnet). Uang  yang saya dapatkan dari berjualan batu  belahan-lahan saya mulai membeli beberapa peralatan pendukung usaha warnet .
Setelah semua peralatan yang saya butuhkan lengkap, saya mulai merangkai satu persatu komponen komputer yang saya belikan dan bermodal kesing rusak yang saya ambil dari tempat besi tua untuk di jadikan CPU sebagai fasilitas utama dalam usaha warnet yang selama  3 ( tiga ) tahun di impikan itu. Sebenar usaha warnet di dataran pulau papua agak tabu bagi kami orang asli papua ( OAP ), karna IPTEK yang bergerak di bidang usaha yang terhubung langsung dengan jaringan kami tidak begitu paham. Karna Jika kita ingin usaha warnet ini banyak hal yang akan menhambat proses usaha warnet ,bagaimana tidak kita akan berpikir mulai dari pengetahuan tengtan penguasaan jaringan dan merakit komputer trus lokasi , mendirikan bangunan dan pelaralatan komponen komputer lainnya . tapi semua itu tidak menjadi beban bagi kita yang  punya niat dan tujuan untuk mendirikan usaha ini ,maka apapun akan kita kerjakan untuk mendapatkan modal yang cukup dalam mendirikan sebuah usaha seperti warnet.
Pada tanggal 23 april 2016 saya berhasil membuka usaha warnet dengan bernamakan CHADOS NET di kabupaten sorong selatan, papua barat. Walau dalam proses berjalannya usaha ini banyak hal dan fasilitas yang kurang tapi saya tetap bersyukur karna telah membuktikan apa yang selama ini tertanam dalam lubuk hati. Usaha warnet ini banyak kritik yang tidak membangun dan ada kritik yang bersifak membangun tapi tak ada ujung dari sang pemberi masukan yang positif itu. Saya selalu sportif Karna yang ada dalam pemikiran bahwa usaha warnet ini belum ada orang asli papua yang terkenal ,minimal ia menjadi hebat sebagai pengusaha warnet di jakat raya ini. ada pegusaha orang asli papua sukses tapi tidak di bidang jaringan (warnet ) hal ini yang menjadi motivasi saya selama 3 tahun memecah batu untuk mendirikan usaha ini. Semoga Tuhan selalu menyertai usaha ini dengan mempermudah saya untuk mendapatkan modal dari berbagai sisi untuk mendobrak usaha warnet. 

BERAWAL DARI SEBUAH MIMPI USAHA WARNET CHADOS NET DI RILIS

Posted by : Warnet ChaDos-Net
Kamis, 17 November 2016
0 Comments

Entri Populer

- Copyright © WARNET CHADOS-NET - chados sangkek Templates - Powered by Chados sangkek - Designed by chados sangkek -